9/22/2016

Kebenaran dan Kemurahan Hati

GoInspirit-Renungan Harian Keluarga
GoInspirit-Renungan Harian Keluarga

RHK Kamis, 22 September 2016
 Matius 5 : 6 - 7

Seorang pekerja ditanah Kanaan zaman dahulu tidak mungkin hidup berlebihan, juga tidak mungkin makan makanan yang penuh dengan gizi. Keadaan mereka kira-kira ada diantara kekurangan makan dan kelaparan. Demikian juga dengan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Untuk mengambil air orang menempuh perjalanan yang jauh melalui jalan yang panas dan berdebu bahkan kadang-kadang disertai oleh angin panas dan kencang.

Lapar dan haus yang dimaksud dalam bacaan kita tidak sekedar lapar dan haus yang biasa, tetapi kelaparan dan kehausan yang dibicarakan didalam ungkapan “ berbahagialah “ ini adalah kelaparan yang sudah mencekam, berlarut-larut dan menyengsarakan, yang tidak hanya diobati dengan makanan dan minuman. Tetapi hanya dapat dipuaskan dengan kebenaran dan kemurahan dari Allah.

Keluarga yang hidup dalam kebenaran Allah selalu memiliki hati yang tulus dalam memperhatikan dan membantu sesama yang membutuhkan. Tidak hanya bersimpati tetapi berempati. Inilah yang dicontohkan oleh Yesus, yang bermurah hati menebus dosa umat manusia yang percaya kepadaNya. Amin

Doa: Tuhan Yesus yang maha pengasih, Engkaulah sumber hidup kami, puaskan kami selalu dengan Firman kebenaran dan kemurahanMu. Mampukan kami untuk memperhatikan serta menolong sesama kami. Amin


Source : RHK Sinode GMIM 2016


EmoticonEmoticon