9/27/2016

Yesus Batu Yang Hidup

GoInspirit-Renungan Harian Keluarga
GoInspirit-Renungan Harian Keluarga

RHK Selasa, 27 September 2016
1 Petrus 2:4

Yesus Kristus adalah Batu Hidup. kedatangan-Nya ke dunia yang membawa kabar selamat, ditanggapi secara berbeda oleh manusia. Ada yang menyebutnya dengan sukacita tapi ada pula yang menolaknya. Sejak persiapan kelahiran di Betlehem orang-orang mulai menolak Dia dengan tidak memberi tempat yang layak untuk menyambut kelahiran-Nya. Maria melahirkan Yesus di kandang binatang. Ketika Yesus mengajar orang, ada sekelompok tertentu (yaitu orang-orang farisi dan ahli-ahli taurat) yang menolak untuk menerimaNya. Puncak penolakan terhadap Yesus adalah di Golgota, dimana Ia disalibkan. Yesus Kristus, oleh Rasul Petrus disebut Batu yang Hidup. Batu melambangkan kekerasan itu menunjuk pada keteguhan dan daya tahan yang luar biasa dari Tuhan Yesus terhadap penolakan dunia. Ia ditolak, dan akhirnya disalibkan dan dikuburkan. Tapi ia bangkit kembali. Kubur tidak berkuasa lagi bagi-Nya. Ia menjadi buah sulung bagi orang percaya.

Sebagaimana Ia mengalahkan kematian lalu bangkit, demikian juga kita sebagai keluarga, para pengiring-Nya dimasa kini, akan dibangkitkan dan hidup selama-lamanya. Karena itu dengan penuh keyakinan, Rasul Petrus menasihati seluruh jemaat untuk datang kepada Batu yang Hidup itu. Sebagaimana perjuangan Yesus berakhir pada kemenangan dan kehidupan, demikian juga orang-orang yang datang kepada-Nya termasuk keluarga kita, akan memperoleh kemenangan dan hidup kekal. Amin

Doa: Ya Yesus Tuhan Kami, ajarlah kami meneladani Engkau yang tetap bertahan didalam segala tantangan dan penolakan. Mampukan kami dalam mengerjakan hal-hal yang baik  dan yang berkenan kepada-Mu. Amin


Source : RHK Sinode GMIM 2016 


EmoticonEmoticon