10/26/2016

Allah Sumber Kekayaan Rohani

GoInspirit-Renungan Harian Keluarga
GoInspirit-Renungan Harian Keluarga

RHK Rabu, 26 Oktober 2016
1 Korintus 1:5-6

Seorang ibu bertanya kepada anaknya, apa yang menjadi cita-citamu dikemudian hari? Anak ini menjawab kepada ibunya: ibu pekerjaan apa yang dapat menghasilkan uang yang banyak sekali? Ibu ini menjawab: maksudnya nak? Jawab anak itu: aku mempunyai cita-cita supaya menjadi orang yang kaya raya, banyak duitnya. Sahut ibunya: luar biasa keinginanmu nak semoga engkau berhasil.

Kebanyakkan orang sering mengukur kekayaan dari banyaknya uang yang dimiliki atau banyaknya harta benda yang dipunyai. Oleh sebab itu ada begitu banyak orang yang menggunakan berbagai macam cara untuk maraup kekayaan yang banyak apakah itu duit atau harta benda lain, akibatnya bagi orang-orang tertentu harus berurusan dengan pihak berwenang karena perolehan dan pertambahan harta tidak sewajarnya.

Firman Tuhan menggingatkan tentang kekayaan itu bukan dari ukuran material, tetapi dari perkataan dan pengetahuan. Dalam hal ini Paulus mau menyatakan bahwa kasih karunia Allah yang nampak dalam Yesus Kristus yang disalibkan adalah suatu kekayaan bagi jemaat.

Artinya, kita sebagai keluarga Kristen harus memiliki kekayaan rohani sebagaimana yang telah dianugerahkan Tuhan. Sebab kekayaan rohani itulah yang akan menjadikan keluarga Kristen selamat dan bahagia.  Amin.

Doa: Ya Tuhan, anugerahkanlah kekayaan rohani yang membuat hidup kami keluarga semakin arif dan bijaksana. Amin.





Source: RHK Sinode GMIM 2016


EmoticonEmoticon