10/15/2016

Jabatan Bisa Membawa Sejatera Tetapi Juga Bisa Membawa Penderitaan

GoInspirit-Renungan Harian Keluarga
GoInspirit-Renungan Harian Keluarga

RHK Sabtu 15 Oktober 2016
Yesaya 22:25

Jabatan atau kedudukan seseorang pada realitasnya ada masanya, dimana seseorang akan mengalami pergantian jabatan atau bebas tugas oleh karena faktor kontrak atau jabatan terakhir (pensiun). Hal itu tentu lumrah dan sesuatu yang harus siap kita hadapi dan alami. Tetapi bila  jabatan yang kita peroleh harus dilepas oleh karena faktor-faktor lain, misalnya terjadi pelanggaran kode etik, yakni ada kesalahan, maka disini kita harus introspeksi, kenapa jabatan itu harus tergantikan atau terlepas! Dan alangkah tragis lagi bila pergantian tersebut oleh karena ulah keluarga,yakni istri yang meterialistik atau mengikuti tuntutan anak-anak yang mengikuti jaman. Maka disini kita saksikan begitu banyak keluarga kristiani  terjebak pada persoalan seperti ini.

Yesaya dalam bacaan ini bernubuat terhadap "gantungan kunci yang terpasang kuat-kuat ditembok" bagi Elyakim sebagai pejabat istana, tidak akan kuat lagi, akan mengalami kehancuran. Disini Elyakim terjebak pada tuntutan nepotisme dan kolusi bersama keluarganya. Sehingga dia harus menerima resiko kehilangan jabatan. 

Jabatan bisa mensejahterakan keluarga tetapi ingat dengan jabatan yang sama bisa menjatuhkan kehormatan keluarga. Oleh karena itu keita memerlukan kerendahan hati mempergunakan jabatan sebagai anugerah yang harus diperanggungjawabkan kepada Tuhan. Amin.

Doa: Tuhan tolong keluarga-keluarga kristiani agar dapat mempergunakan jabatan yang ada untuk keselamatan dan kesejahteraan umat. Amin





Source: RHK Sinode GMIM 2016


EmoticonEmoticon