10/05/2016

Makanan yang Menghidupkan dan Menyelamatkan

GoInspirit-Renungan Harian Keluarga
GoInspirit-Renungan Harian Keluarga

RHK Rabu, 05 Oktober 2016
 Yohanes 6:53–54


Makanan adalah kebutuhan hidup semua makhluk, itu sebabnya pola maka harus diatur dengan baik. Sebab dengan makanan manusia dapat hidup sehat, tetapi dengan makanan juga bisa berdampak terhadap berbagai macam penyakit, antara lain stroke, serangan jantung, tekanan darah tinggi, asam urat, dan lain-lain. Oleh karena itu, para dokter selalu menganjurkan agar kita mengatur pola makan agar kita sehat.

Dalam bacaan Alkitab saat ini Yesus menawaran “menu” makanan yang tidak hanya menghidupkan dan menyehatkan secara jasmani, tetapi juga secara rohani, yang menghidupkan dan menyelamatkan kini dan selamanya. Yesus mengajak kita makan daging-Nya dan minum darah-Nya agar memiliki hidup yang kekal, bahkan jikalau tidak makan daging-Nya dan minum darah-Nya maka kita akan mati. Artinya Yesus men-jelaskan bahwa kamu mencari Aku bukan karena melihat tanda-tanda melainkan kamu sudah makan roti itu dan kamu kenyang (Yohanes 6:26). Roti yang dimaksud adalah Firman TUHAN (Matius 4:4) dan Firman itu adalah Yesus (Yohanes 1:1). Ajakan Yesus makan daging-Nya dan minum darah-Nya adalah hidup dalam Firman yang memberi keselamatan.

Walaupun ayat-ayat ini secara khusus mengajak kita dalam hal perayaan Perjamuan Kudus, tetapi secara umum Firman ini menunjuk pada penerimaan dan penyerahan diri dan hidup kepada Tuhan Yesus. Artinya kita bukan hanya menerima Yesus secara pribadi dalam hidup kita, melainkan juga ikut mengambil bagian secara utuh dalam pelayanan dan penderitaan Tuhan Yesus. Amin. 

Doa: Ya Tuhan Yesus, ajarilah kami memahami arti Roti dan Anggur yang benar dalam hidup kami. Amin.


Source: RHK Sinode GMIM 2016


EmoticonEmoticon