10/14/2016

Pertanggungjawaban Jabatan Bagi Kehidupan Beriman Keluarga

GoInspirit-Renungan Harian Keluarga
GoInspirit-Renungan Harian Keluarga
RHK Jumat, 14 Oktober 2016
Yesaya 22:24

Kadangkala bila jabatan yang kita dapati telah berhasil sering menjadi beban bagi banyak orang dan bagi kaum keluarga, sebab tanpa disadari tanggungan kita berubah, apalagi dari jabatan biasa menjadi jabatan luar biasa.

Pada keadaan seperti inilah membuat pejabat tersebut "lupa daratan" sehingga terkadang tuntutan keluargalah yang menjadi priorias untuk dikabulkan. Akibatnya kita terjebak pada tingkat nepotisme dalam jabatan kita apalagi dalam memenuhi permintaan keluarga, maka secara perlahan lahan kita telah masuk pada bentuk godaan konsumerisme dari kekuasaan yang ada demi kenyamanan dan kepentingan keluarga. Dari pada jabatan yang diberikan untuk kepentingan orang banyak.

Disinilah manusia sering berada pada tantangan yang dilematis yakni antara kepentingan keluarga dan orang banyak. Peringatan Yesaya kepada Elyakim sangat mendasar oleh karena tanggungannya yang besar terhadap keluarga. Hal ini mau mengingatkan kita bahwa keluarga memegang peranan yang sangat penting didalam memelihara dan menjaga sebuah jabatan, bukan menjadi beban bagi suami/istri/anak/orang tua, sehingga melakukan berbagai cara demi kepuasan dan kehormatan keluarga, sehingga tanpa disadari menjerumuskan sang suami/istri/anak/orang tua kedalam tindakan-tindakan tercela, akibatnya bukan sedikit yang harus berhadapan dengan proses hukum. 
Amin

Doa: Tuhan jagalah keluarga kami agar bersama-sama menggunakan jabatan yang didapat secara bertanggung jawab.






Source: RHK Sinode GMIM 2016


EmoticonEmoticon