10/20/2016

Tindakan Kekerasan adalah Perbuatan yang Dimurkai Allah

GoInspirit-Renungan Harian Keluarga
GoInspirit-Renungan Harian Keluarga

RHK Kamis, 20 Oktober 2016
Yeremia 12:12-13

Kita tahu pasti peristiwa G 30 S/PKI dimana jelas 7 (Tujuh) Jendral dibunuh dengan sadisnya oleh kelompok yang mendatangkaan duka yang mendalam bagi rakyat Indonesia. Sikap kejam, sadis, brutal, tak berperi-kemanusiaan terjadi di waktu itu. Sungguh menakutan!

Tindakan-tindakan kejam terhadap sesama harus kita tolak apapun bentuk dan alasannya. Yeremia menggambarkan sikap dari pembinasa keji yang mendatangkan penderitaan bagi bangsa Yehuda. Sebab baginya pembinasa ini benar-benar telah menyusahkan bangsa Yehuda.

Gereja harus berani bersuara dizaman ini, sebab gaya kekerasan model pembinasa  keji mulai nampak disekitar kita. Premanisme, begal-begalan, tawuran antar kampung (tarkam) mulai dilakukan dan terbukti sudah banyak mendatangkan korban. Kita sebagai orang percaya harus menolak gaya-gaya kekerasan tersebut. Apalagi ditengah-tengah keluarga, "traffiking" dan gaya kekerasan terhadap ibu dan anak harus kita hindari. Praktik hidup yang saling menopang dan mengasihi harus lebih nampak dilakukan dalam kehidupan keluarga kristen untuk menolak praktik kekerasan.

Ingat! Tuhan Yesus selalu mengajarkan kepada kita untuk saling mengampuni dan saling mengasihi. Kita perlu selalu belajar dari teladan Yesus Kristus sebagai Allah yang penuh kasih. Amin.

Doa: Tuhan tolonglah keluarga kami agar tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang mendatangkan penderitaan bagi orang lain. Amin.








Source: RHK Sinode GMIM 2016


EmoticonEmoticon