10/10/2016

Tuhan Menghukum Sesuai Perbuatan Kita

GoInspirit-Renungan Harian Keluarga
GoInspirit-Renungan Harian Keluarga

RHK Senin 10 Oktober 2016
Yesaya 22:17-18

Tuhan akan memegang engkau dengan kuat kuat, kata-kata ini bukan berarti Tuhan akan melindungi dan menjaga kita tetapi maksudnya Tuhan memegang dengan kuat untuk menghukum kita, artinya kita tidak akan bisa lari dan terlepas dari realitas kesalahan kita sebab apa yang kita lakukan itu yang akan kita tuai atau alami.

Bila kita melakukan dengan baik maka sesuatu yang baik akan terikat bersama Tuhan, tetapi bila sesuatu yang tidak baik maka hal itu akan terikat dengan hukuman yang akan kita terima. Bahkan dalam ayat ini Tuhan akan melontarkan jauh-jauh artinya menuju pada kebinasaan. Dan yang tertinggal adalah kemewahan kereta kereta kita yaitu harta-harta kita yang diperoleh dengan perbuatan dosa!. Yesaya bernubuat akan hal ini kepada Kepala istana kerajaan, “Sebna” yang telah memalukan keluarga raja, dengan mempercayakan kedudukan untuk dirinya, tetapi dia telah salah mempergunakannya.

Mengumpulkan kekayaan dengan cara yang salah akan menerima konsekuensinya, sebab ada penderitaan yang Tuhan perkenankan hadir untuk menguji kita manusia, tetapi ada penderitaan akibat kesalahan kita bagaikan “tergulung gulung” tiada berhenti, bagaikan bola ke tanah yang luas. Artinya belum selesai persoalan yang satu datang lagi persoalan baru. Oleh sebab itu hendaklah kita berjaga jaga atas apa yang kita buat sebab Tuhan mengukur dan menghukum setimpal dengan perbuatan kita. Bila kita menyadarinya maka Tuhan akan memulihkan kita. Amin.

Doa: Kami bersyukur Engkau selalu memperlihatkan keadilanMu, dan kiranya kami selalu diberi kemampuan untuk bertindak benar, agar sesuatu yang baik kami terima. Amin.



Source: RHK Sinode GMIM 2016


EmoticonEmoticon