3/25/2017

Bertekun Menanti Jawaban Tuhan; RHK Sabtu 25 Maret 2017


RHK Sabtu 25 Maret 2017
Ayub 2:13

Bertekun menanti jawaban Tuhan adalah sikap Ayub dan sahabat-sahabatnya ketika menghadapi kenyataan sakit. Selama tujuh hari mereka duduk diatas tanah, bertekun berdiam diri yang berarti mereka dengan rendah hati memohon Tuhan menjawab kesusahan mereka. Dalam penderitaan itu mereka tidak banyak bicara tapi berusaha mengerti makna dibalik derita yang sangat mendalam itu.

Dalam rasa sepenanggungan mereka sehati memohon kuasa Tuhan menjadi nyata dalam kehidupan mereka. Betapa kuatnya arti sebuah persahabatan untuk menopang, memberi semangat, memberi kekuatan bahkan berbagi beban. Ketika mereka bertekun didalam Tuhan Pastilah ada kekuatan menanggung sakit penyakit yang parah itu.

Sikap ini menjadi pelajaran bagi keluarga kita, apabila diperhadapkan dengan penderitaan seharusnyalah kita membawa keluhan kita kepada Tuhan. Mengandalkan kekuatan Tuhan seberat apapun pasti kita dimampukan memikulnya kaena di dalam berdiam diri dihadapan Tuhan ada kekuatan, ada pengharapan, ada semangat dan ada kepastian bahwa pertolongan Tuhan selalu hadir tepat pada waktunya.

Bukankah sikap seperti ini telah dicontohkan oleh Tuhan Yesus  bahwa sekalipun berat Dia menjalani derita dengan taat lalu akhirnya kemenangan menjumpainya. Didalam bertekun menanti jawaban Tuhan pasti ada kekuatan, ada jawaban dan ada kepastian. Tuhan memberkati kita. Amin

Doa: Ya Tuhan ajarlah kami untuk mampu bertekun didalam Engkau ketika diijinkan menghadapi penderitaan seberat apapun. Yakinkan kiranya kami bahwa Tuhan mampu menolong, memberi jalan keluar ketika berbagai persoalan hidup melanda kami. Amin


Youtube | Maranathaindonesia Official
Source | RHK Sinode GMIM 2017


EmoticonEmoticon