3/24/2017

Sahabat; RHK Jumat 24 Maret 2017

Goinspirit-Renungan Harian Keluarga

RHK Jumat 24 Maret 2017
Ayub 2:11-12

Benarkah kata pengamsal dalam Amsal 17:17 "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran."Elifas, Bildad dan Sofar adalah sahabat-sahabat Ayub yang ketika mengetahui bahwa Ayub ditimpa malapetaka mereka segera datang menjumpainya. 

Persahabatan menjadikan rasa sepenanggungan, peduli dan saling meneguhkan untuk melangkah bersama demi kemajuan hidup bersama. Sahabat-sahabat Ayub segera bertindak menjumpainya dan menyaksikan betapa beratnya penderitaan Ayub, sampai-sampai mereka tidak dapat berkata-kata.

Sebagai sahabat mereka menangis bersama pertanda bahwa terlalu berat apa yang sedang dialami Ayub. Mereka mengoyakkan jubah dan menaburkan debu dikepala, yang pada zaman itu dilakukan untuk menunjukkan bahwa ada dukacita dan penyesalan yang sangat mendalam atas kejadian yang dialami.

Sebagai sahabat mereka menyatu dalam kesedihan yang sangat mendalam, dukacita mereka tanggung bersama, karena ikatan emosional diantara mereka sangat kuat. Sahabat pasti melakukan tanpa pamrih.

Dari apa yang dialami Ayub dan sahabat-sahabatnya, sebagai keluarga kita belajar bagaimana membangun hubungan sebagai anggota keluarga dan juga dengan orang lain. Relasi yang jujur dan tulus akan melahirkan tindakan yang menyenangkan bahkan saling menguatkan. Tidak ada yang mau senang sendiri ataupun menang sendiri tetapi membangun ikatan emosional yang kuat agar kehidupan keluarga yang takut akan Tuhan akan menjadi bagian kita. Amin

Doa: Ya Tuhan trimakasih jika kami boleh belajar bagaimana membangun persahabatan sejati. Tolonglah kami agar hubungan kami antar keluarga sungguh-sungguh dilandaskan pada kasihMu yang abadi. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin


Youtube | Maranathaindonesia Official
Source | RHK Sinode GMIM 2017


EmoticonEmoticon