4/10/2017

Dipilih Untuk Diselamatkan; RHK Senin 10 April 2017

goinspirit-renungan harian keluarga

RHK Senin 10 April 2017
Lukas 23:35

Kebiasaan buruk yang diakukan berulang-ulang dapat saja menjadi kebiasaan yang negatif, seperti baku cungkel. Sifat baku cungkel sering dipraktekkan oleh orang Minahasa tetapi juga orang-orang lain. Ada orang senang apabila orang tersebut jatuh dan mengalami pergumulan yang sangat berat.

Lukas 23:35-36 menceritakan penyaliban Tuhan Yesus, ada orang yang senang dengan Penyaliban Kristus dengan maksud negatif seperti menjadi tontonan yang mengasyikan bagi orang yang tidak percaya kepada-Nya.

Pemimpin-pemimpin mengejek Dia dengan ungkapan yang menghina, menyindir atas ketidakberdayaan-Nya di Kayu Salib. Orang banyak dan pemimpin pada waktu itu tidak mengerti maksud penyaliban Yesus, yakni untuk menebus dosa-dosa manusia. Malahan dengan berkata "orang lain Ia selamatkan, biarlah sekarang Ia menyelamatkan diri-Nya sendiri, jika Ia adalah Mesias, orang pilihan Allah. Suatu ungkapan yang menghina. Ia adalah Mesias - yang diurapi, orang pilihan Allah. Ungkapan ini adalah ungkapan yang tidak tulus. Suatu bukti yang paling meyakinkan tentang kebejatan hati manusia yang senang menyaksikan kekerasan, darah dan kematian.

Keluarga Kristen yang diberkati Tuhan, hendaklah kita yang sudah dipilih dan diseamatkan, tidak boleh hanya sekedar percaya melainkan harus mempraktekkan iman seperti rajin membaca kitab suci serta rajin bekerja. Amin.

Doa: Ya Tuhan, tolonglah kami untuk tetap mengerjakan keselamatan yang Engkau karuniakan. Bimbinglah kami untuk saling memberikan semangat, tidak saling mengejek dan menghina dalam lingkungan keluarga. Amin.


Source| RHK Sinode GMIM 2017


EmoticonEmoticon