5/10/2017

Jangan Membenci Teguran; RHK Rabu 10 Mei 2017

goinspirit-renungan harian keluarga

RHK Rabu 10 Mei 2017
Amos 5:10

Bacaan kita hari ini adalah kritikan nabi Amos kepada orang-orang yang merasa diri benar dan dianggap diri benar oleh masyarakat pada waktu itu. Karena status hidup secara politis, ekonomi dan keagamaan. Menurut nabi Amos praktek hidup yang demikian tidak mendatangkan keadilan dan kebenaran Allah. Sebab jika teguran yang baik dan perkataan-perkataan tulus untuk memperbaiki perilaku hidup yang tidak adil dan tidak benar sudah dianggap sebagai sesuatu yang membatasi ruang gerak, maka kehidupan semakin tidak terkendali dan kebencian terhadap mereka yang memberikan teguran akan semakin kuat mempengaruhi jiwa. Pada hal teguran dan perkataan tulus sebagaimana yang dimaksudkan di sini adalah sebuah tindakan kepedulian tetapi juga keprihatinan untuk menyatakan kasih.

Di zaman modern ini, kita lebih banyak terkalahkan dengan egoisme (kepentingan diri sendiri) yang berusaha untuk menjadikan kita lebih terlihat menguasai dan lebih hebat (suka mengalahkan yang lain).  Kita menjadi orang yang angkuh, sombong dengan apa yang kita miliki (materi/harta, jabatan/takhta, kedudukan) sehingga kalau ada orang yang menegur, menasihati bahkan memberi saran, kita tidak peduli,kita marah kita benci, bahkan kadang-kadang kita berusaha merencanakan cara untuk mematikan hidup orang-orang yang bertindak adil dan benar. Hal ini menjadikan kita terlihat seperti binatang, yang bertindak buas untuk menerkam sesama demi menjaga eksistensi (keberadaan) kita.

Setiap anggota keluarga memiliki tugas dan tanggung-jawabnya masing-masing, termasuk di dalamnya siap menegur, ditegur, memberikan kritikan dan saran kepada siapapun yang melakukan kesalahan dan tidak untuk membecinya atau mempersalahkan teguran orang lain.Orang bijak semisal Raja Salomo pernah berkata:”orang yang mengarahkan telinga kepada teguran yang membawa kepada kehidupan akan tinggal di tengah-tengah orang bijak.” (Amsal 15:31).Amin.

Doa: Ya Tuhan ajarlah kami untuk tidak membenci teguran yang mendatangkan keadilan dan kebenaran. Amin.


Source| RHK Sinode GMIM 2017


EmoticonEmoticon